Miss UMN merupakan program kerja dari Ketua dan Wakil Ketua BEM periode 2012-2013, Kevin Hartanto dan R.A. Gabriella Imelda Wiseso. Pelaksanaan event dalam proker tersebut haruslah dapat menjadi acara tahunan di UMN agar dapat membentuk budaya pada civitas akademika UMN. Cakupan dari skala eventpun terbuka bagi internal maupun eksternal, himpunan juga diberikan keterlibatan baik saat proses maupun saat penyelenggaraan. Kemudian terbentuk dan terciptalah ide untuk membentuk Miss UMN. Tujuan acaranya untuk dapat mencari sosok seorang perempuan berbudaya dan sadar akan teknologi yang mampu merepresentasikan UMN, dengan mampu berkontribusi aktif bagi masyarakat, menjadi panutan bagi civitas akademika UMN, dan dapat menjalankan program kerja Miss UMN. Kemudian memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi untuk memperoleh beasiswa khusus melalui kompetisi aktif.
Pada Februari 2013, internal BEM telah mulai berproses untuk memikirkan dan mematangkan event internal-eksternal yang masih belum terbentuk sebagai Miss UMN. Ide awalnya adalah event apapun yang akan diselenggarakan haruslah dapat menyatukan himpunan-himpunan yang ada di UMN. Kemudian berkaca pada kenyataan bahwa sudah ada mahasiswa UMN yang berhasil meraih prestasi dalam ajang pemilihan sejenis, yakni Mey Diana Sari sebagai Miss Indonesia Banten 2013 dan Viola Oyong dalam pemilihan Puteri Kepulauan Riau 2009, disadari bahwa mahasiswa UMN berpotensi untuk tampil sebagai ikon atau duta dengan keunggulan kecerdasan, kecantikan, dan perilaku. Maka terbentuklah ide Miss UMN 2013 dengan tema ‘The First Lady in Diversity’. Himpunan juga dapat berkontribusi dengan mengirimkan wakil-wakil terbaiknya untuk dapat maju menjadi Miss UMN 2013 terbukti dengan 4 himpunan di UMN yang mengikuti ajang Miss UMN ini. Pelopornya merupakan Badan Eksekutif Mahasiswa Generasi ke-3 periode 2012-2013 dengan Ketua R.A. Gabriella Imelda Wiseso.
Tahap seleksi:
- Tahap 1: Registrasi
Registrasi melalui pengisian formulir, pengumpulan essay, curriculum vitae. Tahap registrasi menyaring 50 ke 35 kandidat.
- Tahap 2
Tahap ke-2 dilakukan untuk menyaring 35 finalis menuju 20 grand finalis yang melaju ke Malam Puncak. 35 finalis melalui tahap seleksi berupa psikotest, wawancara, dan tes pengetahuan umum.
- Tahap 3: Talent Night
Pada talent night 35 finalis menampilkan bakat mereka dengan tema ‘Keindahan Nusantara’ di Function Hall UMN di depan dewan juri. Kemudian pengumuman 20 besar finalis Miss UMN 2013 dilaksanakan di UMN Night – Summarecon Mall Serpong.
- Karantina
Hari Pertama (Jumat, 27 September 2013)Pengantar UMN, Health Class, Personality Class, Choreo Class, Table Manner Class, Blogging Class.
Hari Kedua (Sabtu, 28 September 2013)
Tata busana Class, Choreo Class, Health Class, Cooking Class, Make up and Make over Class.
Hari Ketiga (Minggu, 29 September 2013)
Choreo Class, Health Class, Charity Class.
Hari Keempat (Senin, 30 September 2013)
Choreo Class, Health Class, Technopreneur Class, Public Speaking Class.
- Malam Penganugerahan
Malam puncak bagi para finalis 20 besar Miss UMN untuk menunjukkan dirinya di depan juri dan penonton, 20 finalis melalui tahap 10 besar, 5 besar, 3 besar, hingga penobatan Miss UMN 2013, Clara Alverina.Miss UMN bukan sekedar sosok yang unggul dalam penampilan, kecerdasan, dan perilaku, melainkan sosok yang mampu merepresentasikan UMN sebagai kampus yang unggul dalam bidang ICT sekaligus pelopor budaya nusantara.
Kriteria Miss UMN 2013:
- Masih terdaftar sebagai mahasiswa aktif UMN angkatan 2011 atau 2013- Memiliki IPK minimum 3,5
- Belum menikah
- Memiliki tinggi minimum 160cm dengan berat bada proporsional
- Berkepribadian baik, berpenampilan menarik, berbakat, kreatif, dan komunikatif
- Memiliki wawasan dan pengetahuan tentang Universitas Multimedia Nusantara
- Menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang baik dan benar
- Sehat secara jasmani dan rohani (bebas dari NAPZA, miras, dan rokok)
- Bersedia menjalankan tugas dan kewajiban selama 1 tahun jabatan jika terpilih sebagai Miss UMN 2013.
Terdapat 6 kategori Miss:
- Miss UMN 2013
- First Runner-Up Miss UMN 2013
- Second Runner-Up Miss UMN 2013
- Miss Persahabatan
- Miss Multimedia
- Miss Favorit
Terhitung semenjak 9 Oktober 2013, para Miss dan 15 finalis dari 20 besar Miss UMN lainnya telah memberikan banyak kontribusi terhadap almamater, persada, dan sesama. Kegiatan yang dilakukan ketika Miss UMN goes to Bali salah satunya adalah kunjungan ke Panti Tuna Netra – Dria Raba bekerja sama dengan Leo Club (Komunitas sosial dan masyarakat cabang Bali) mereka tidak hanya meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di Panti tersebut tetapi juga memberikan beberapa sembako keperluan di Panti tersebut. Kemudian menghadiri undangan dari Truna-Truni Bali (Ajang pencarian muda-mudi di Bali). Bekerja sama dengan Tim Marketing UMN berkunjung ke SMA St. Yosef Bali untuk memperkenalkan UMN dan Miss UMN 2013.
Miss UMN kedepannya akan tetap menjadi program kerja dari BEM pada periode berikutnya karena telah disetujui oleh Nicholaus Adi dan Fifiani Lugito, Ketua dan Wakil Ketua BEM periode 2013-2014. Proses pemilihannya pun tidak akan jauh berbeda dari yang pertama tetapi untuk internal kepanitiaan dan acaranya seperti apa akan mendapat banyak perubahan karena belajar dari pengalaman di tahun sebelumnya agar menjadi lebih baik di tahun berikutnya. Miss UMN 2013 juga akan dilibatkan ke dalam rangkaian acara Miss UMN 2014 karena pengalaman mereka yang telah pernah mengikuti Miss UMN 2013.
Kepuasan tentu belum mencapai 100% apalagi Miss UMN 2013 merupakan acara pertama yang tentu saja menuai banyak pro dan kontra serta perlunya banyak pembenahan baik secara internal maupun eksternal tetapi saya sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada civitas akademika UMN, sponsor, media partner, rekan panitia, dan semua pihak yang telah mendukung dan juga senantiasa memberikan kontribusi maksimal atas terselenggaranya seluruh rangkaian acara Miss UMN 2013, dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi-kontribusi maksimalnya kepada kesuksesan acara Miss UMN 2013.
Kendala yang dihadapi tentu beragam tetapi justru kendala tersebut menjadi pembenahan-pembenahan untuk Miss UMN di tahun-tahun berikutnya. Kendala banyak terjadi baik secara internal (Kepanitiaan) maupun eksternal (Sponsor, Vendor, Pembicara, dll) tetapi justru menjadi evaluasi agar tidak terulang dan agar panitia menjadi lebih siap untuk lebih kreatif lagi kedepannya.
Kepada para Miss UMN yang sekarang saya tidak berharap apa-apa terhadap mereka karena saya melihat secara langsung mereka dengan tugas masing-masing, saya justru bangga dan bersyukur karena mereka memang pilihan dan yang terpilih. Di Miss UMN yang sekarang ini 2013, saya percaya bahwa Miss UMN ini memang sesuai dengan 3B yang diusung brain, beauty, dan behavior. Mereka perlahan dan pasti melangkah untuk melebarkan sayap Miss UMN dan almamater, persada, sesama. Kemudian untuk Miss UMN 2014 saya percayakan tongkat estafet kepada Ketua berikutnya agar dapat menelurkan Miss-miss UMN yang dapat memberikan karya terbaiknya untuk almamater, persada, dan sesama. Miss UMN bukanlah event yang hanya semalam kemudian berakhir tetapi dari awal adanya Miss UMN, proses selalu terjadi baik kepada para Miss dan panitia didalamnya.






















Tidak ada komentar:
Posting Komentar